Jakarta - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Patrialis Akbar menyebut buku "Membongkar Gurita Cikeas, di Balik Kasus Bank Century" karya George Junus Aditjondro, tidak dapat dipertanggungjawabkan.
"Judulnya saja sudah provokatif," kata Patrialis saat refleksi akhir tahun 2009 Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) di Jakarta, Rabu.
Patrialis mengatakan penulis buku tidak menggunakan metodologi ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan dan isi data buku itu berdasarkan kutipan dari media cetak yang sepenggal tanpa ada penelitian sehingga tidak lengkap.selengkapnya
-ANTARA news -
Sorak-sorai pun berkumandang riuh ketika Obama diambil sumpahnya sebagai Presiden ke-44 AS pada 20 Januari di Capitol Hill, Washington DC.
Penduduk sipil tidak berdaya di negara-negara konflik itu menyambut positif kehadiran Obama dengan harapan pemimpin baru tersebut bisa mengentaskan mereka dari penderitaan akibat perang.
Obama dalam pidato pelantikannya berjanji akan mengalihkan operasi pasukan dari Irak ke Afghanistan dan berusaha mencapai perdamaian meski hal itu tidak mudah dilakukan.selengkapnya
Jakarta (ANTARA News) - Mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) meninggal karena sakit di RSCM Jakarta, Rabu pukul 18.40 WIB, kata sekretaris pribadi Gus Dur, Sulaeman.
"Gus Dur dinyatakan wafat pada pukul 18.40 WIB sedang saat sedang dipersiapkan disemayamkan," kata Sulaeman, saat dihubungi ANTARA.
Menurut dia, Gus Dur mengalami tanda-tanda kritis sejak Rabu siang dan didampingi seluruh keluarga dekat dan tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama (NU).selengkapnya
Kabul (ANTARA News/Reuters) - Delapan warga sipil Amerika Serikat tewas dalam peristiwa bom bunuh diri di pangkalan militer, bagian tenggara Afghanistan, Rabu (30/12).
Ledakan tersebut terjadi di satu pangkalan militer di provinsi Khost, dekat perbatasan dengan Pakistan, kata para pejabat Amerika Serikat.
Pangkalan itu juga merupakan pusat warga sipil yang bekerja di proyek-proyek rekonstruksi.
"Kami dapat konfirmasikan bahwa ada ledakan di provinsi Khost dan delapan warga Amerika telah tewas," kata seorang pejabat AS di Kabul.
Sejumlah orang, bukan tentara AS atau NATO, menderita cedera dalam ledakan di "Forward Operating Base Chapman", kata beberapa pejabat pertahanan, tapi mereka tak memberikan rincian. selengkapnya



